Rabu, 12 September 2012

Tips untuk Menjaga Kesehatan Balita

tips menjaga kesehatan balita
       Kuman penyakit enggan mendekati balita jika balita mempunyai daya tahan tubuh dan fisik prima yang baik. Sebenarnya tidak sulit untuk membuat anak supaya tidak mudah sakit.  Berikut akan dijelaskan 6 tips untuk menjaga kesehatan balita.
1. Jangan abaikan makan
Seorang balita idealnya memperoleh asupan zat gizi yang seimbang supaya memiliki daya tahan tubuh yang cukup baik, karena daya tahan tubuh berguna untuk menangkal penyakit. Hal tersebut bisa didapat dengan mengkonsumsi makanan yang mempunyai kandungan, seperti zat tenaga yang didapat dari karbohidrat dan lemak, zat pembangun dari protein dan zat pengatur diperoleh dari vitamin dan juga mineral. Untuk komposisinya sendiri, karbohidrat antara 50-70%, lemak 20-30%, protein 10-15%.
Susahnya lagi banyak balita yang mempunyai kesukaan memakan makanan tertentu saja atau picky eater. Namun Anda tidak usah khawatir, karena masalah seperti ini masih bisa disiasati. Sebagai contoh jika balita hanya suka memakan mie, Anda dapat menambahkan sayur sawi, daging ayam, udang dan mentimun kedalamnya, atau dapat juga dengan membentuk makanan dengan menarik, seperti dengan membentuknya menjadi gambar Doraemon atau wajah orang. Intinya, seolah-olah balita tetap mengkonsumsi makanan yang disukainya.
2. Minum sebagai pelepas dahaga
Disamping makanan, jangan lupakan juga asupan cairan untuk balita. Beberapa sumber cairan yang penting untuk balita, seperti susu, air putih dan jus buah. Untuk jenis susu sebaiknya disesuaikan dengan usia balita. Supaya balita Anda tidak keburu kenyang, Anda dapat memberikan susu setelah balita Anda makan. Setiap selesai makan, jangan lupa untuk memberikan air putih. Dan untuk selingan snack di pagi dan sore hari, Anda dapat memberikan jus. Per harinya ukuran pemberian susu sebanyak 2-3 gelas @ 200ml, jus buah sebanyak 120ml, dan air sebanyak 2-3 gelas.
3. Kebersihan
Fisik yang prima tidak hanya dipengaruhi oleh makanan saja, melainkan kebersihan diri juga berperan penting dalam kesehatan balita. Jika usia balita menginjak 2-3 tahun pada umumnya mereka sudah dapat meniru oranglain. Oleh sebab itu, biasakanlah balita untuk selalu:
  • Mandi, baiknya dilakukan 2x sehari. Biasakanlah seluruh tubuh balita disabun, terutamanya beberapa bagian pada lipatan tubuh. Setelah selesai mandi, lalu keringkanlah.
  • Menggosok gigi, batita memiliki jumlah gigi yang mulai banyak, pakailah sikat gigi dalam membersihkan gigi. Anda bisa memberi batita pasta gigi bila batita sudah bisa berkumur. Ajaklah batita Anda sikat gigi bersama supaya mau menggosok gigi. Biasanya batita senang untuk menirukan tingkah laku orangtuanya.
  • Cuci tangan, mulai ajarkan balita Anda untuk mencuci tangan menggunakan sabun setiap kali akan makan, sesudah makan, setelah bermin diluar rumah dan setelah buang air.
  • Cuci kaki, setiap kali batita akan naik ke tempat tidur, sehabis main dan setelah bepergian biasakanlah untuk mencuci kakinya.
4. Aktif bergerak
Anda tidak perlu pusing melihat aktivitas balita yang aktif bergerak, memanjat, berlari dll. Yang paling penting, Anda jangan sampai lengah dalam mengawasi supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti jatuh dari tangga atau tersengat listrik.
Jika diakumulasikan untuk setiap harinya sekitar satu jam waktu yang baik untuk anak bergerak. Namun, jangan sampai berlebihan, misalnya dalam sehari lebih dari 2 jam. Jenis aktivitasnya pun sangat beragam, seperti bermain bola, berlari, berayun atau bergoyang dengan irama lagu. Manfaat yang dapat diambil dari kesehatan tubuh balita, diantaranya:
  • Membuat aliran darah menjadi lancar
  • Membaiknya daya tahan tubuh
  • Metabolisme tubuh menjadi lebih baik dan mengurangi risiko obesitas
5. Istirahat
Balita dengan gangguan tidur, dikhawatirkan mengalami gangguan pada proses pengeluran hormonnya. Hal ini menyebabkan gangguan pertumbuhan, seperti balita mengalami gangguan dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh, daya ingat dan proses belajar.
Oleh sebab itu, Anda harus membiasakan balita tidur siang selama 1-2 jam. Dalam sehari jika ditotal, balita memerlukan 12-14 jam untuk tidur.
6. Imunisasi ulangan
Setelah ulang tahun balita yang pertama, perlu diingat bahwa balita harus melengkapi imunisasi, seperti imunisasi campak, influenza, cacar air, dan gondongan rubella. Imunisasi mempunyai tujuan untuk membentuk zat kekebalan tubuh balita, diharapkan mempunyai risiko yang lebih kecil mengalami penyakit. Memang bisa jadi biaya imunisasi mahal, namun jika balita sakit, tentu biayanya akan lebih banyak dibandingkan biaya imunisasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar